Cara Agar Beternak Puyuh Cepat Bertelur, Asosiasi Peternak Berikan Petunjuk

2 Desember 2023, 13:28 WIB
Usaha peternakan puyuh. /dok Dinas Ketahanan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat/Rukmantoro Salim

DESKJABAR – Beternak burung puyuh menjadi salah satu usaha peternakan unggas yang memiliki pasar bagus di Indonesia. Tetapi diantara para pemula usaha beternak puyuh, ingin agar peliharaannya cepat bertelur. Pihak Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia (APPI) peternak memberikan petunjuk cara agar beternak puyuh cepat bertelur.

 

 

Beternak puyuh bisa dilakukan pada skala tempat terbatas, dan bisa efisien dilakukan, dengan hasil bagus juga mencapai minimal 1.000 ekor puyuh. Selain itu, pangsa pasar panen telur puyuh umumnya terdapat penampung pada hampir setiap kabupaten, terutama di Jawa Barat.

Usaha beternak puyuh tergolong bisnis kerakyatan, karena  tidak begitu memerlukan modal sangat besar dan tidak terlalu memakan tempat. Bahkan, beternak puyuh termasuk usaha peternaBaca Juga: Usaha Ternak Puyuh, Inilah Jenis Pakan Paling Efisien dan Menghasilkan Untung Bagus

Tips dari asosiasi

Melihat sosok unggas-unggas puyuh dan telurnya, sering menjadi ilham bagi orang-orang peminat wiraswasta untuk beternak puyuh. Tetapi bagi pemula, biasanya masih mencari cara agar beternak puyuh menjadi cepat menghasilkan telur, agar  usaha cepat diperoleh hasilnya

Ketua Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia (APPI), Slamet Wuryadi, kepada DeskJabar memberikan tips agar usaha beternak puyuh cepat menghasilkan. Dengan lebih cepat menghasilkan, biasanya peternak pemula menjadi berbesar hati dan gembira usahanya sudah membuahkan hasil.

“Secara umum ada dua faktor utama agar beternak puyuh cepat bertelur, yaitu faktor pencahayaan kandang dan penggunaan bibit unggul,” ujarnya.

 

Slamet Wuryadi menyarankan, suhu optimal menyimpan rak kandang puyuh adalah antara 20 derajat celcius sampai 24,5 derajat celcius. Juga harus dipasang sistem penerangan, terutama untuk keperluan pada malam hari.

Dikatakan, puyuh betina sudah menghasilkan telur ketika umurnya sudah mencapai 1 bulan sejak anakan. Indukan betina banyak yang bisa menghasilkan telur per hari. Ini membuat para peternak puyuh menjadi dapat panen setiap hari, apalagi jika jumlah yang dipelihara ribuan ekor.

Slamet Wuryadi juga mengingatkan, agar peliharaan puyuh harus diperhatikan kesehatan dan sanitasinya. Sebab, kondisi penyimpanan kadang puyuh pada tempat lembab, akan menyebabkan kandang berjamur, kemudian puyuh menjadi sakit lalu mati.

Pemberian pakan yang bagus adalah jagung, pelet, tetapi lebih bagus lagi adalah sorgum. Bahkan, sorgum juga diketahui merupakan pakan efisien bagi usaha beternak puyuh.

 Baca Juga: Tips Budidaya Burung Puyuh Bagi Pemula, Agar Sukses Usaha Peternakan Menghasilkan Keuntungan

Cara perawatan

Informasi dari Ditjen Peternakan Kementerian Pertanian memberikan gambaran pemeliharaan ternak puyuh yang baik dan benar, yaitu :

Dimana pemberian pakan bagi ternak puyuh ketika masih anakan dilakukan dua kali sehari, yaitu pagi dan siang, serta harus diberikan minum secara terus-menerus. Tetapi jika sudah remaja dan dewasa, pakan puyuh cukup diberikan satu kali, yaitu pagi hari.

 

Untuk menjaga kesehatan para puyuh, disarankan untuk melakukan vaksinasi. Pemberian vaksin ada yang melalui tetes mata, maupun diminumkan kepada para puyuh.

Jika melihat gejala para puyuh kurang sehat, para peternak apalagi pemula, disarankan meminta informasi atau bantuan petugas penyuluh lapangan dinas peternakan setempat. Tetapi biasanya, toko poultry shop juga suka memberikan petunjuk cara menjaga kesehatan para puyuh.

Nah, semoga petunjuk ini dapat membantu para peminat usaha beternak puyuh. ***

Editor: Kodar Solihat

Sumber: Wawancara Kementan

Tags

Terkini

Terpopuler