Harapan Menpora untuk Pemuda Indonesia di HARI SUMPAH PEMUDA ke-93: Bersatu, Bangkit dan Tumbuh

- 27 Oktober 2021, 19:23 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali mengharapkan pemuda Bangkit dan Bersatu pada Hari Sumpah Pemuda ke-93.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali mengharapkan pemuda Bangkit dan Bersatu pada Hari Sumpah Pemuda ke-93. /Istimewa/

DESKJABAR – Indonesia akan memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93 tepatnya besok, pada tanggal 28 Oktober 2021.

Hari Sumpah Pemuda merupakan hari besar nasional yang bersejarah. Setiap tahun selalu diperingati agar bisa mengenang semangat para pemuda Indonesia pada masa perjuangan.

Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 ini, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali, mengharapkan hari Sumpah Pemuda menjadi momentum bagi seluruh pemuda untuk bersatu dan bangkit agar Indonesia lebih tumbuh dan maju. 

Dilansir dari www.kemenpora.go.id, menurut Menpora Amali, Hari Sumpah Pemuda ke 93 kali ini mengambil tema “Bersatu, Bangkit dan Tumbuh”.

Baca Juga: GAWAT, Ranking Peringkat BWF Bulutangkis Ganda Putra Indonesia Terancam Digeser Taiwan Pasca DENMARK OPEN 2021

Baca Juga: BADMINTON Piala Thomas 2021, Anthony Ginting, Fajar Alfian, & Hendra Setiawan, Digelari Geng Cukur Rp 1 Juta

Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda.

"Bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.Tema Bersatu, Bangkit dan Tumbuh ini sesungguhnya diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi penting karena di tangan pemuda lah kita berharap Indonesia bisa Bangkit dari keterpurukan akibat Pandemi dan melangkah lebih maju untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia," kata Menpora Amali yang dikutip dari situs resmi Kemenpora pada 27 Oktober 2021.

Pandemi Covid-19 yang masih melanda bangsa di belahan dunia termasuk Indonesia, tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mempengaruhi kondisi perekonomian, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Bahkan dampak yang luar biasa terhadap 29,12 juta penduduk usia kerja.

Oleh karenanya Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan, baik untuk menanggulangi wabah Covid-19 di bidang kesehatan maupun menanggulangi dampak sosial dan ekonomi akibat pandemic. Menpora mengungkapkan, penanganan CovidD-19 menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan.

Halaman:

Editor: Zair Mahesa


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah