Kebijakan PPKM Basis Level Makin Longgar, Operasional Mal Diperpanjang Boleh Buka Hingga Pukul 21.00 Malam

- 31 Agustus 2021, 05:54 WIB
Warga mengunjungi Mal Central Park di Jakarta Barat, Selasa 24 Agustus 2021.Kebijakan PPKM berbasis level semakin longgar. Pemerintah memperpanjang waktu operasional mal hingga pukul 21.00 malam.
Warga mengunjungi Mal Central Park di Jakarta Barat, Selasa 24 Agustus 2021.Kebijakan PPKM berbasis level semakin longgar. Pemerintah memperpanjang waktu operasional mal hingga pukul 21.00 malam. /ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/

DESKJABAR - Kebijakan PPKM berbasis level semakin longgar. Pemerintah memperpanjang waktu operasional mal hingga pukul 21.00 malam.

Sebelumnya, mal hanya diperbolehkan buka hingga pukul 20.00 malam.Aturan baru mal buka hingga pukul 21.00 malam berlaku mulai 31 Agustus sampai 6 September 2021.

Selain itu, kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pemerintah juga menyesuaikan kapasitas konsumen yang makan di tempat atau dine-in mal menjadi 25 persen.

"Penyesuaian kapasitas dine-in dalam mal menjadi 50 persen dan waktu jam operasional mal diperpanjang menjadi pukul 21.00," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin 30 Agustus 2021 malam.

Baca Juga: INGAT! Hari Ini Terakhir Aktivasi Kode Redeem Free Fire di Bulan Agustus: BURUAN Klaim, Banyak Hadiah Menunggu

Baca Juga: Kode Redeem FF Free Fire Selasa 31 Agustu 2021, Buruan Klaim ada Hadiah Weapon Skin Game

Menteri Luhut menyampaikan bahwa penurunan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia yang lebih dari 90 persen membuat ekonomi pulih cepat.

Menurutnya, pemulihan ekonomi yang cepat itu tercermin dari survei Mandiri Institut yang menunjukkan peningkatan indeks belajar dan kunjungan warga ke pusat-pusat perbelanjaan di Pulau Jawa hingga Bali.

Selain menyesuaikan kapasitas dine-in dan jam operasi mall, pemerintah akan melakukan uji coba 1.000 gerai restoran di luar mal dan yang berada di ruang tertutup untuk bisa beroperasi dengan kapasitas konsumen 25 persen dari total tempat duduk. Uji coba relaksasi tersebut akan berlaku di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Baca Juga: Persib Awali Laga Liga Indonesia 1 Awal September, Derby Jabar lawan Tira Persikabo di Akhir September

Sementara itu dari sisi industri dan pabrik, pemerintah kini membolehkan industri maupun pabrik yang berorientasi domestik non esensial maupun ekspor esensial untuk dapat beroperasi 100 persen.

Pihak perusahaan mesti membagi jam kerja para staf minimal dua shift dan memperoleh rekomendasi Kementerian Perindustrian untuk menggunakan QR Code aplikasi PeduliLindungi.

"Untuk sementara (perusahaan) kritikal akan diwajibkan menggunakan QR Code PeduliLindungi mulai 7 September minggu depan," pungkas Luhut.***

Editor: Zair Mahesa

Sumber: Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x