Video Proses Penutupan Paksa Pondok Pesantren Nurul Aen Menyebar Di Media Sosial

- 12 Oktober 2020, 15:21 WIB

Baca Juga: Banjir Terjang Cikajang Garut, Agus Sofyan : Akibat Sungai Cibarengkok Meluap

 DESKJABAR – Proses penutupan paksa Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Aen Desa Sukamenak Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung sudah beredar di media sosial. Beberapa video dan foto memperlihatkan proses penutupan paksa dengan menggunakan seng oleh beberapa orang yang diduga suruhan ahli waris.

Seperti di akun fesbuk @Yumna Arsyil terlihat dalam video beberapa orang tengah memasang seng di bangunan asrama santri wanita dan rumah kediaman Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Aen, Syahidin.

Dalam video tersebut seorang santri yang berada di asrama di lantai II terdengar berbicara yang intinya memprotes penutupan itu karena dirinya tidak bisa keluar mengingat jalan akses untuk keluar gedung dipagar seng.

Baca Juga: 300 Santri Tidak Bisa Mengaji Gara Gara Ponpesnya Ditutup Paksa Oleh Ahli Waris

 

Pertanyaan itu dilontarkan kepada seorang pria yang baru memasang pagar seng. Namun seorang pria itu tidak menggubrisnya malah dia melambaikan dua tangannya sambil membalikan badannya dan pergi meninggalkan lokasi.

Proses penutupan paksa Pondok pesantren tersebut terjadi pada hari Minggu 11 Oktober 2020. Dilakukan oleh sejumlah orang yang mengaku suruhan ahli waris. Penutupan dilakukan dengan cara memasang pagar seng rapat menutupi seluruh akses pintu masuk gedung.

Ponpes tersebut berlokasi tidak jauh dari Perumahan Permata Kopo2. Santri yang menimba ilmu di ponpes tersebut sebanyak 300 orang.

Halaman:

Editor: Yedi Supriadi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x