Polisi Gadungan Ditangkap Warga di Depok, Mereka Sebenarnya Penjahat

- 16 April 2021, 20:50 WIB
Penamgkapan polisi gadungan di Depok, Jumat, 16 April 2021
Penamgkapan polisi gadungan di Depok, Jumat, 16 April 2021 /Antara

DESKJABAR -Masyarakat agar waspada, kemungkinan banyaknya polisi gadungan, yang ternyata adalah para penjahat.

Sejumlah penjahat yang menyamar menjadi polisi, ditangkap polisi betulan, di Depok, Jawa Barat.

Polda Metro Jaya menangkap lima pelaku perampokan dengan modus berpura-pura sebagai polisi, alias polisi gadungan, yang akan melakukan penangkapan dan penggeledahan di rumah korbannya di Bojong Baru, Depok, Jawa Barat.

"Modus pelaku adalah mereka berpura-pura sebagai anggota Polri yang akan melakukan penangkapan, penggeledahan, dan penggerebekan biasanya di kamar seseorang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, dilansir Antara, Jumat, 16 April 2021.

Baca Juga: Hipmi Meyakini Lewat Kementerian Investasi, Indonesia bertujuan Mendatangkan Para Investor China

Adapun  inisial para tersangka berikut perannya yakni RM yang berpura-pura sebagai polisi, kemudian MS, MIA dan TW yang berperan membantu RM.

Sedangkan tersangka kelima yang berinisial HW diketahui sebagai mantan anggota Polri yang dipecat akibat desersi.

Yusri mengatakan para pelaku ini terlebih dulu mengintai korbannya dan melakukan aksinya saat korban dalam keadaan seorang diri di rumahnya.

Kelima pelaku kemudian menggedor pagar rumah korban sambil mengaku sebagai anggota kepolisian dan memaksa masuk ke dalam rumah serta memanfaatkan kesempatan itu untuk menggasak harta benda korban. 

Baca Juga: Ramadhan di Saat Pandemi Covid-19, Manfaatkan Waktu Ngabuburit dengan Kegiatan Positif 

Korban pun melaporkan kejadian itu ke Polda Metro Jaya dan menyertakan bukti rekaman CCTV saat kelima pelaku melakukan aksinya. Atas laporan dan bukti yang diberikan korban, polisi kemudian meringkus kelima tersangka pada 9 April di daerah Depok, Jawa Barat.

Saat diperiksa para pelaku mengaku baru sekali menjalankan aksinya, meski demikian pihak penyidik masih akan memeriksa para tersangka secara intensif karena polisi juga mendapat laporan perampokan dengan modus serupa.

"ini masih kita kembangkan karena pengakuan satu kali (merampok), tapi ada LP (laporan polisi) dengan modus yang sama. ini masih kita dalami," tambahnya.

Akibat perbuatannya, para pelaku ini harus mendekam dibalik jeruji besi dan dijerat dengan Pasal 365 tentang perampokan dengan ancaman 7 tahun penjara. ***

Editor: Kodar Solihat

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah