Di Garut, Elemen Mahasiswa, Omas dan LSM Sepakat Menolak Anarkisme

- 17 Oktober 2020, 22:12 WIB
ELEMEN Mahasiswa, Omas dan LSM di Garut, sepakat menolak anarkisme. /Humas Polres Garut/

DESKJABAR – Tidak ingin terjadi tindakan anarkisme di wilayah Garut, sejumlah Ormas, organisasi kemahasiswaan, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Garut menggelar deklarasi. Mereka sepakat  menolak anarkisme dan akan berupaya mewujudkan Kabupaten Garut yang aman, damai, dan kondusif.

"Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menolak anarkisme untuk mewujudkan Kab. Garut yang aman, damai dan kondusif," ujar Kapolres Garut, AKBP Dede Yudy Ferdiansyah pada acara Deklarasi yang  digelar di Mapolres Garut, Jalan Sudirman Sabtu, 17 Oktober 2020,

Deklarasi dihadiri Kajari Garut, Sugeng Hariadi, Dandenpom III/2 Garut, Letkol CPM, Imran Ilyas, Wakapolres Garut, Kompol Andrey Valentino, Kasat Intel Polres Garut, AKP Tito Bintoro, Pasi Intel Kodim 0611 Garut Kapten. Inf. Azis, dan sejumlah PJU Polres Garut.

Baca Juga: Di Garut, Ancaman Covid-19 Klaster Keluarga Semakin Meningkat

Baca Juga: Kemnaker Minta Pekerja yang Tak Memenuhi Syarat Kembalikan Dana BLT BPJS Ketenagakerjaan


Kemudian perwakilan dari organisasi kemahasiswaan ada KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), HMI, GMNI, PMII, IMM, Hima Persis, Pemuda Muhammadiyah. Perwakilan serikat Buruh, SPSI, SPJM, NIKEUBA, KASBI, dan perwakilan Ormas, Mata Jabar, GAS, Pemuda Pancasila, GMBI, Daboribo, Gibas, FKPM, FKPPI, dan Organisasi kepemudaan KNPI.

“Saya menyatakan apresiasi kepada seluruh elemen yang sudah hadir. Saya berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan ini (deklarasi) ke depan Kabupaten Garut berjalan dengan aman dan kondusif”, kata Kapolres.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Garut, Sugeng Hariadi, juga berharap Kabupaten Garut senantiasa dalam keadaan aman dan kondusif. Menurutnya, ini –deklarasi-- merupakan titik awal untuk menolak anarkisme dan menjadikan semua elemen masyakat di Garut selalu bersinergitas untuk mewujudkan Kabupaten Garut aman, damai dan kondusif.

Poin dari deklarasi bersama itu antara lain akan menjaga situasi Kamtibmas Kabupaten Garut yang aman, damai, dan kondusif. Mematuhi, menaati segala bentuk peraturan dan ketentuan perndang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Lalu deklarasi juga menolak upaya-upaya yang dapat menimbulkan perpecahan, dan menghindari kegiatan yang bersifat provokatif, ujaran kebencian serta tidak menggunakan isu sara dalam pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum, dan mendukung TNI-Polri dalam melaksanakan tugas dan menciptakan situasi Kabupaten Garut yang aman, damai, dan kondusif.***

Editor: Zair Mahesa


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X