Arus Balik Lebaran 2024 Via Cadas Pangeran Sumedang, Begini Situasi Sekarang

- 13 April 2024, 18:00 WIB
Suasana arus balik Lebaran 2024 di Cadas Pangeran, Sumedang, Sabtu, 13 April 2024.
Suasana arus balik Lebaran 2024 di Cadas Pangeran, Sumedang, Sabtu, 13 April 2024. /Instagram @dishubjabar_wilayah_ii

DESKJABAR – Jalur Cadas Pangeran Sumedang yang merupakan jalan penghubung lama Bandung dan Sumedang, mulai dilintasi arus balik Lebaran 2024. Ada suasana tidak seperti biasanya pada arus balik Lebaran, dimana situasi jalan di Cadas Pangeran kini tidak sepadat dahulu.

Ruas jalan Cadas Pangeran pada masa-masa arus balik Lebaran 2024 kini menjadi lebih lancar. Dahulu, mulai selepas Sumedang memasuki Ciherang terjadi kepadatan antrian kendaraan arus balik Lebaran menuju arah Tanjungsari dan Bandung.

Informasi diberikan Dinas Perhubungan Jawa Barat, melalui Instagram @dishubjabar_wilayah_ii, pada Sabtu, 13 April 2024 sore, memberikan gambaran sampai siang dimana arus balik Lebaran 2024 via Cadas Pangeran Sumedang tampak sangat lancar. Bahkan, lalu lintas ke arah Sumedang tampak relatif sepi.

Baca Juga: Sejarah Cadas Pangeran Sumedang, Dahulu Diapit Dua Perkebunan Teh Pemandangan Indah

Situasi sekarang

Kendaraan yang melintas Cadas Pangeran, baik motor dan mobil tampak tergolong lebih lengang dibandingkan situasi biasanya ketika arus balik Lebaran. Ini membuat kendaraan yang melintas Cadas Pangeran menjadi lebih cepat.

Melintasi Cadas Pangeran dalam situasi jalan dalam keadaan lengang, menjadi lebih asyik sambil melihat keindahan pemandangan sekeliling. Maka, arus balik Lebaran melintas Cadas Pangeran sekaligus menikmati jalan-jalan.

Namun memasuki jalur Citali, Tanjungsari, para pelintas arus balik Lebaran 2024 menjadi terbagi. Sebagian berbelok ke kanan memasuki gerbang Pamulihan tol Cisumdawu, serta sebagian lagi melalui jalan raya Tanjungsari.

Baca Juga: Cadas Pangeran Sumedang Sering Identik Kisah Hantu, Begini Komentar Warga Setempat

Sejarah Cadas Pangeran

Kembali ke Cadas Pangeran, keindahan jalur kawasan tersebut juga sebenarnya memiliki catatan sejarah. Selain soal pembangunannya, juga ada catatan sejarah lainnya yang terlupakan zaman.

Halaman:

Editor: Kodar Solihat


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah