Agensi BTS Akuisisi Ithaca Holdings, Inilah Jumlah Saham yang akan Diterima Justin Bieber dan Ariana Grande

- 3 April 2021, 12:13 WIB
HYBE America memutuskan untuk melakukan investasi 100% oleh HYBE dengan peningkatan sebesar KRW 1,728 triliun untuk akuisisi ini.
HYBE America memutuskan untuk melakukan investasi 100% oleh HYBE dengan peningkatan sebesar KRW 1,728 triliun untuk akuisisi ini. /twitter/@charts_k/

DESKJABAR - Dengan mengakusisi Ithaca Holdings, agensi BTS, HYBE harus mengeluarkan dana sebesar 1,05 miliar dolar AS atau setara Rp 14,7 triliun. Dengan akuisisi tersebut, Justin Bieber, Ariana Grande, dan Demi Lovato kebagian puluhan ribu lembar saham.

HYBE melalui HYBE America setuju untuk mengakuisisi Ithaca Holdings yang dibangun Scooter Braun dengan membayar Rp 14,7 triliun, kepada para pemegang saham dan kreditor.

Dari jumlah sebesar itu, sebanyak 161 juta dolar akan dibagikan dalam bentuk saham sebanyak 860.000 lembar saham yang akan dibagikan kepada Braun, Grande, Bieber, dan kepada 30 orang lainnya.

Baca Juga: Akibat Kesalahpahaman, Lukisan Grafiti Senilai Rp 7 Miliar Rusak, Panitia tak Jadi Menuntut Pelaku

Dalam kesepakatan itu, HYBE akan memberikan 462.380 saham kepada Braun. Sedangkan Grande dan Bieber masing-masing sebanyak 53.557 saham. Sementara jumlah saham untuk masing-masing pesonel BTS belum diketahui.

Namun, saat Big Hit entertainment melantai di bursa (IPO) pada tahun lalu, masing-masing personel BTS mendapatkan 68.385 lembar saham.

Scott Borchetta, CEO Big Machine Label Group , juga akan menerima 166.537 saham, dengan sisa saham dibagi antara artis seperti Carly Rae Jepsen, Demi Lovato, dan lainnya.

HYBE adalah nama baru dari perusahaan induk yang sebelumnya dikenal sebagai Big Hit Entertainment. Terutama dikenal karena memiliki Big Hit Music (perusahaan yang mengelola BTS dan TXT ).

Baca Juga: Pep Guardiola tak Akan Membeli Pemain Mahal untuk Pengganti Sergio Aguero, Erling Haaland Gugur

Anak perusahaan HYBE juga meliputi, Source Music (yang mengelola GFRIEND ), Pledis Entertainment (yang mengelola SEVENTEEN dan NU'EST ), Lab BELIFT (yang mengelola ENHYPEN sehubungan dengan CJ E&M ), serta KOZ Entertainment (didirikan oleh Zico ).

Bersamaan dengan Label HYBE, perusahaan memiliki beberapa cabang lain: HYBE Platforms ( Weverse ), HYBE Solutions (untuk kekayaan intelektual, pendidikan, dan lainnya), dan HYBE America , sebelumnya dikenal sebagai Big Hit America .

Penggabungan baru ini akan membuat HYBE America menjadi 100% pemilik Ithaca Holdings.

Saat ini, Ithaca Holdings diharapkan menjadi anak perusahaan HYBE America daripada langsung bergabung dengannya. HYBE America mengakuisisi Ithaca Holdings melalui anak perusahaan mergernya sendiri, Big Hit Odyssey.

Baca Juga: PERAWATAN MOBIL, Tilang Elektronik Diberlakukan, Segera Balik Nama Mobil Anda, Inilah Caranya

Big Hit Odyssey kemudian akan dibubarkan, meninggalkan Ithaca Holdings sebagai satu-satunya anak perusahaan HYBE America.

Selanjutnya, Proyek SB adalah anak perusahaan Ithaca Holdings. SB Projects adalah agensi yang mengelola antara lain Justin Bieber, Ariana Grande, dan Demi Lovato.

Tidak seperti di K-Pop, artis di Amerika Serikat memiliki perusahaan manajemen dan label musik yang terpisah. Misalnya, selain dikelola oleh Proyek SB, Ariana Grande dikontrak oleh Republic Records . ***

Editor: Dendi Sundayana

Sumber: Korea Boo


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah