TRAGEDI SUBANG, Kapolda Jabar Suntana dan Sumy Hastry Sebut Ini di Kasus Pembunuhan, Rohman Hidayat Kesal

- 29 Maret 2022, 14:38 WIB
Pakar forensik Kombes Pol dr Sumy Hastry  bersama Denny Darko. Pernyataan Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana dan pakar forensik Sumy Hastry menyebut hal ini dalam tragedi Subang atau kasus pembunuhan ibu dan anak, sementara di posisi lain Rohman Hidayat mengaku kesal.
Pakar forensik Kombes Pol dr Sumy Hastry bersama Denny Darko. Pernyataan Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana dan pakar forensik Sumy Hastry menyebut hal ini dalam tragedi Subang atau kasus pembunuhan ibu dan anak, sementara di posisi lain Rohman Hidayat mengaku kesal. /Tangkapan layar /Youtube Denny Darko/


DESKJABAR - Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana dan pakar forensik Sumy Hastry mentebut hal ini dalam tragedi Subang atau kasus pembunuhan ibu dan anak yang sampai saat belum terungkap. Di sisi lain kuasa hukum Yosef dan Yoris, Rohman Hidayat mengaku kesal.

Dua aparat kepolisian ini memiliki tekad yang sama jika tragedi Subang yang terjadi pada 18 Agustus 2021 itu akan terungkap, meski belum jelas kapan kasus pembunuhan ibu dan anak ini bisa berakhir.

Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana sebelumnya pernah mengatakan dengan tegas bahwa pengungkapan tragedi Subang ini sudah mengarah ke tersangka dan akan menjadi kado bulan puasa saat pengungkapan kasus pembunuhan ibu dan anak.

Baca Juga: UPDATE KASUS PEMBUNUHAN SUBANG, TKP Tewasnya Tuti dan Amel Lama Tidak Ditempati, Begini Nasib Yosef dan Rumah

"Ini pun mudah-mudahan menjadi kado bulan puasa lah. Karena sudah mengarah kepada tersangkanya," kata Irjen Pol Suntana di Purwakarta sebagaimana video yang diperoleh wartawan, Sabtu, 19 Maret 2022.

Pada kesempatan itu, Irjen Pol Suntana kembali menegaskan, tim penyidik Polda Jabar tetap berkomitmen untuk mengungkap kasus pembunuhan Subag yang telah menewaskan Tuti Suhartini dan Amel.

"Kami ingin memberikan komitmen bahwa polisi tidak berhenti dan mengungkap kasus ini," kata Suntana.

Baca Juga: KASUS SUBANG SEMRAWUT, Lama tak Terungkap Kuasa Hukum Yosef dan Yoris, Rohman Hidayat Kesal, ke Siapa ?

Baca Juga: KASUS SUBANG Bisa Diungkap Jadi Kado Puasa? Ini Kata Pakar Kriminologi, Guru Besar, Pengacara, Ahli Forensik

Sementara itu pakar forensik dari Mabes Polri, dr. Sumy Hastry dalam satu kesempatan pernah mengatakan tragedi Subang atau kasus pembunuhan ibu dan anak tidak akan dipetieskan.

“Tidak akan dipetieskan !,” kata dr. Sumy Hastry Purwanti saat berbincang dengan Denny Darko, kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Pernyataan dari dr Sumy Hastry ini muncul pada YouTube Denny Darko, “Akhirnya Bertatap Muka Langsung Dengan dr. Hastry Forensik Bahas Kasus Subang,” yang diunggah Sabtu, 20 November 2021.

Baca Juga: Ramadhan Sebentar Lagi Tapi Masih Punya Hutang Puasa yang Menahun? Ini Cara Gantinya, Kata Ustadz Adi Hidayat

dr Sumy Hastry mengatakan dalam mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang ini, pihak polisi sangat berhati hati dalam mengungkapkannya

"Perencanaan oleh si pelaku pembunuh sangat bagus," kata Sumy Hastry.

Sumi Hastry menyebutkan dirinya sudah tahu dan yakin kasus pembunuhan ibu dan anak 100 persen akan terungkap.

Menurut dr Sumy Hastry bahwa DNA dan luka pada tubuh tidak akan berbohong. "Tidak ada kejahatan yang sempurna," katanya.

Baca Juga: KASUS SUBANG TERBARU, Polisi Segera Umumkan Pelaku, Yosef dan Yoris Alami Hal Mengejutkan

Kuasa Hukun Kesal

Di posisi lain kuasa hukum Yosef dan Yoris, Rohman Hidayat mengaku dirinya kesal oleh pihak pihak yang mengunggah berita tragedi Subang di media sosial.

Hal bohong itu telah merugikan kliennya Yosef dan Yoris yang selama ini telah lelah dengan kasus pembunuhan ibu dan anak yang dihadapinya.

Disampai Rohman Hidayat, saat ini banyak media sosial yang ikut memberitakan tragedi Subang ini, namun banyak berita menyimpang yang tidak jelas sumbernya.

Baru baru ini beredar kabar di media sosial yang menyebut Yoris Raja Amanullah alias Yoris didatangi penyidik ke rumahnya terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Baca Juga: HOAX KASUS PEMBUNUHAN SUBANG, Ternyata Yoris Mengalami Musibah Kata Kuasa Hukum Rohman, Ia Merasa Dirugikan

Rohman Hidayat mengatakan bahwa semua berita yang menyebut penyidik polisi mendatangi rumah Yoris sebagai saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang  itu adalah bohong alias hoaks.

Pada kesempatan tersebut Rohman Hidayat menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya mengenai berita berita yang muncul di media sosial yang tidak jelas sumbernya.

Di media sosial disebutkan Yoris didatangi oleh penyidik. Itu berita tidak benar, tidak ada penyidik yang mendatanagi Yoris," ucap Rohman Hidayat saat di wawancara oleh DeskJabar.com, Senin 28 Maret 2021 siang.

"Bahkan ketika saya menanyakan kepada Yoris soal kedatangan penyidik, dia juga mengatakan tidak ada penyidik yang datang menemuinnya. Berita bohong itu, berita hoaks,” ucap Rohman.

"Justru kita lagi nunggu undangan. Undangan panggilan saksi lagi. Tapi sejauh ini belum ada," kata Rohman Hidayat.***

 

 

Editor: Ferry Indra Permana


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x