UPDATE Pembunuh Ibu dan Anak di Subang, Pengacara Yosef, Rohman Hidayat Beberkan Fakta Terkait Kliennya

- 4 November 2021, 14:57 WIB
Rohman Hidayat, penasehat hukum Yosef Subang
Rohman Hidayat, penasehat hukum Yosef Subang /DeskJabar/Yedi Supriyadi/

DESKJABAR - Kasus pembunuh ibu dan anak di Subang terus bergulir dan memasuki babak baru. Rohman Hidayat selaku kuasa hukum Yosef Hidayah membeberkan fakta mengenai kliennya.

Yosef Hidayah yang kerap disinggung terlibat dalam kasus pembunuh ibu dan anak di Subang memberikan keterangan.

Melalui kuasa hukumnya, Rohman Hidayat, Yosef menampik semua tuduhan terhadapnya, terlebih saat berada di TKP kasus pembunuh ibu dan anak di Subang.

"Dari awal, Pak Yosef Hidayah tidak pernah mengingkari bahwa memang dia masuk ke TKP, tetapi Pak Yosef yang memberitahukan pihak keluarga Danu dan pihak Polres," ujar Rohman Hidayat kepada DeskJabar, Kamis, 4 November 2021.

Baca Juga: Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah Alami Kecelakaan dan Dikabarkan Meninggal Dunia

Rohmat Hidayat juga mempertanyakan tudingan keterlibatan Yosef dalam kasus pembunuh ibu dan anak di Subang tersebut.

"Saya tidak memungkiri masalah keterkaitan Pak Yosef di TKP kasus Subang, tapi apabila Polisi mau menetapkan Pak Yosef sebagai tersangka yang datang lalu melihat ke TKP, saya tidak masalah, hanya ada tidak buktinya?" kata Rohman Hidayat.

Rohman Hidayat juga menjelaskan lebih rinci terkait Yosef yang datang ke TKP kasus pembunuh ibu dan anak di Subang.

Bahkan Rohman Hidayat menyinggung saat Danu masuk ke TKP, karena menurutnya itu sudah melanggat pasal.

"Dari itu sudah saya sampaikan dalam BAP bahwa proses kedatangan Pak Yosef dari rumah istri muda ke TKP kan itu jelas ada saksi yang melihat," katanya.

"Kemudian Pak Yosef bertemu dengan Pak Ujang. Jadi pada saat ke TKP itu pertama kali 7:15 WIB kemudian 7:50 bersama pak Ujang jadi tidak sendiri pada saat ke TKP," tuturnya.

Baca Juga: Inilah Biodata dan Profil dr. Zaidul Akbar, Pendakwah dan Praktisi Pengobatan Sunnah Indonesia

"Pada saat itu juga Pak Yosef datang ke rumah Danu melaporkan bukan pembunuhan ibu dan anak di Subang tapi penculikan," kata Rohman.

"Tetapi konteksnya Danu datang ke TKP tanggal 19 Agustus 2021 jelas itu melanggar Pasal 221 ayat 2, apakah dia disuruh atau apa," kata Rohman Hidayat menekankan.

Danu mengatakan bahwa dia masuk ke TKP dan menguras mandi dalam kasus Subang karena disuruh oleh salah satu oknum Banpol (Bantuan Polisi).

Sebelumnya Danu melalui kuasa hukumnya, Achmad Taufan Soedirjo membantah jika kliennya tersebut terlibat dalam menyembunyikan alat bukti.

Kasus pembunuh ibu dan anak di Subang terus bergulir dan memasuki bulan kedua terhitung dari tanggal 18 Agustus 2021.

Baca Juga: PAGI SPESIAL! KODE REDEEM FF TERBARU 4 November 2021, Ayo Bro Segera Klaim SG Ungu M1887, Diamond 9999

Baca Juga: Kode Redeem FF yang Belum Diketahui 4 November 2021, Ada Tas, Sepatu, Topeng, Floral Tribute Parachute Gratis

Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu alias Amel (23) dibunuh dengan keji dan jenazah keduanya ditemukan di bagasi mobil mewah yang terparkir di sebelah rumah mereka.

Polisi sampai saat ini belum menetapkan tersangka dalam kasus pembunuh ibu dan anak di Subang tersebut.***

Editor: Samuel Lantu


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah