DAMPAK Ekonomi Tol Getaci Mulai Terlihat di Garut dan Tasikmalaya, Awal Lompatan Ekonomi di Wilayah Ini

- 14 Maret 2023, 09:46 WIB
Pembangunan mall terbesar di Garut, Cittimall menjadi salah satu dampak nyata keberadaan Jalan Tol Getaci
Pembangunan mall terbesar di Garut, Cittimall menjadi salah satu dampak nyata keberadaan Jalan Tol Getaci /NWP Property/

DESKJABAR – Meski pembangunan Tol Getaci belum dimulai menunggu hasil lelang ulang yang akan dilaksanakan April atau Mei 2023, namun kepastian pembangunan calon jalan tol terpanjang di Indonesia tersebut, mulai memperlihatkan dampak ekonomi yang nyata, terutama di Garut dan Tasikmalaya.

Sebelumnya pengamat ekonomi dari Universitas Pasundan Acuviarta Kartabi mengemukakan bahwa keberadaan jalan Tol Getaci nantinya akan memunculkan lompatan ekonomi di wilayah Priangan yang akan dilalui jalan tol tersebut.

Baca Juga: PEMBAYARAN UGR Tol Getaci, Sempat Menolak Akhirnya Desa Padamukti akan Terima Pembayaran Maret Ini

Sebab, saat ini potensi wilayah Jabar selatan terutama wilayah Priangan, dinilai cukup besar baik komoditas, pertanian, perkebunan, perikanan, maupun pariwisata. Demikian juga potensi industry eksisting di wilayah ini juga cukup besar.

Sayangnya, potensi-potensi yang besar tersebut, selama ini belum tergarap secara optimal akibat keterbatasan konektifitas yang disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur dan lalu lintas ked an dari wilayah tersebut.

Buktinya, kepastian akan pembangunan jalan Tol Getaci yang akan membentang sepanjang 206,65 kilometer hingga ke Cilacap, terbukti sudah berdampak pada investasi di wilayah Piangan, khususnya Garut dan Tasikmalaya.

Dampak Tol Getaci di Garut

Data yang dikeluarkan Dinas Pariwisata Kabupaten Garut, target jumlah kunjungan wisata ke Garut pada tahun 2022 sebanyak 3 juta orang, bisa terwujud. Mereka datang ke berbagai destinasi wisata yang ada di wilayah Garut.

Secara perhitungan di atas kertas, maka nantinya keberadaan jalan Tol Getaci akan meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Garut.

Alasannya, dengan kondisi lalu lintas yang ada saat ini saja, dengan sejumlah titik kemacetan seperti di Nagreg, Kadungora, jumlah kunjungan wisata ke Garut cukup tinggi. Apalagi nantinya dengan adanya Tol Getaci, maka jumlah kunjungan akan meningkat.

Baca Juga: SUDAH Dibuka Mudik Gratis Lebaran 2023 Kemenhub, Simak Cara Pendaftaran dan Persyaratannya

Tol Getaci akan mempersingkat waktu tempuh dan menghindari titik kemacetan ke wilayah Garut. Kunjungan ke Garut akan semakin mudah, nyaman, dan cepat.

Itu baru di atas kertas perhitungan. Dalam realitanya, keberadaan Tol Getaci nantinya sudah memperlihatkan dampak nyata saat ini.

Mengutip dari Instagram @infogarut melaporkan bahwa prospek pembangunan Tol Getaci yang akan digarap pada tahun 2024, mulai menarik para investor untuk mengembangkan wilayah di Kabupaten Garut

Salah satunya, PT NWP Property yang telah menggelar GroundBreaking atau peletakan batu pertama secara simbolis proyek Citimall Garut, sebagai pusat perbelanjaan terbesar di kota yang berjuluk Swiss Van Java.

GroundBreaking Citimall Garut yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, berlangsung pada  Jumat, 10 Maret 2023.

Direktur Utama PT NWP Property, Teges Prita Soraya, mengatakan bahwa pihaknya tertarik untuk berinvestasi di Garut karena pertumbuhan ekonominya bagus.

"Karena diatas kertas (perkembangan) ekoniminya maju. jadi kami biasanya tidak akan berani untuk menginvestasikan uang yang tidak sedikit kedalam satu kota kalau perkembangan ekonominya tidak baik," ujar Teges.

Baca Juga: 781 Atlet Berbagai Usia dari 146 Klub se Indonesia, Tampil di Kejuaraan Bulutangkis Bandung Open 2023

Teges menambahkan bahwa pemilihan kawasan investasi dengan memperhatikan perkembangan kawasan investasi apalagi yang mulai terlihat cerah kedepannya.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman yang hadir pada acara tersebut menuturkan bahwa ini menjadi keinginan Pemerintah Kabupaten untuk menarik investor ke wilayahnya.

"Ini juga saya berharap diikuti oleh investor lain sehingga bisa masuk ke Garut, bisa memperkerjakan masyarakat Garut. Apalagi untuk (pembangunan) tol (Getaci) saya sudah cek langsung , dan memang d isini sudah ada lokasi yang sudah jelas," tuturnya.

Dampak Tol Getaci di Tasikmalaya

Sementara itu dalam Forum Bisnis dan Investasi Kota Tasikmalaya yang berlangsung pada 20 Desember 2022, para pemangku kepentingan ekonomi di wilayah ini memasukkan rencana keberadaan Tol Getaci dalam faktor yang akan turut mengembangkan ekonomi Kota Tasikmalaua.

Penjabat Walikota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah mengemukakan bahwa Kota Tasikmalaya mempunyai posisi yang strategis dalam perspektif perekonomian di kawasan Priangan Timur, karena merupakan Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) dengan peran menjadi pusat koleksi dan distribusi skala nasional.

Menurutnya, posisi tersebut sangat potensial dalam menggerakan kegiatan perekonomian di Kota Tasikmalaya. Aktifitas kegiatan usaha yang dominan di Kota Tasikmalaya meliputi 4 sektor di antaranya, Industri Pengolahan, Konstruksi, Perdagangan Besar & Eceran, Reparasi Mobil & Sepeda Motor, serta Jasa Keuangan & Asuransi.

 Baca Juga: Daftar Peringkat Universitas Terbaik di Tasikmalaya, Garut, Ciamis Berdasarkan EduRank: SIAPA PALING UNGGUL?

Dilaporkan pada tahun 2021 pasca pandemic Covid-19 aktivitas investasi di Kota Tasikmalaya mengalami peningkatan yang positif yaitu sebesar Rp 7,57 triliun pada tahun 2021 atau mengalami kenaikan Rp 0,77 triliun dari tahun 2020, sebesar Rp  6,8 triliun.

Nilai investasi tersebut adalah investasi riil yang bersumber dari hasil survey Badan Pusat Statistik (BPS). Nilai investasi tersebut memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap Perekonomian Daerah yaitu sebesar 33,15%. Kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan investasi di Kota Tasikmalaya adalah menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai Kota Ramah Investasi.

Cheka menambahkan, Kota Tasikmalaya juga berupaya menjadi Kota ramah Investasi, salah satu upayanya adalah pembangunan infrastruktur jalan atau akses lalulintas untuk memberikan pelayanan modal yang efektif dan efisien.

Beberapa uoaya yang dilakukan adalah mengoptimalkan pengoperasian Bandara Wiriadinata, penyelesaian pembangunan jalan lingkar utara, peningkatan fasilitas stasiun kereta api Tasikmalaya.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah pembangunan ruas jalan exit tol Getaci yang menuju Kota Tasikmalaya.

Bahkan dikabarkan ada sejumlah investor , salah satunya yang menyasar lahan untuk pendirian pabrik sepatu di kawasan Tasikmalaya. ***

Editor: Dendi Sundayana

Sumber: Instagram @infogarut tasikmalayakota.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah