SARAH CIANJUR, Istri yang Disiram Air Keras Hingga Tewas Sempat Tolak Lamaran Abdul Latif, WNA Arab Saudi

- 25 November 2021, 12:45 WIB
Abdul Latif mencium Sarah Sessa setelah melangsungkan ijab kabul pernikahan di Kampung Munjul RT 02/07, Desa Sukamaju Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur. Abdul Latif tega menyiram air keras isterinya hingga meninggal dunia. Sumber video tragedi Sarah Sessa
Abdul Latif mencium Sarah Sessa setelah melangsungkan ijab kabul pernikahan di Kampung Munjul RT 02/07, Desa Sukamaju Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur. Abdul Latif tega menyiram air keras isterinya hingga meninggal dunia. Sumber video tragedi Sarah Sessa /facebook video tragedi sarah

DESKJABAR- Sebetulnya perjuangan Abdul Latif (29) WNA pelaku penyiraman air keras ke istrinya sendri di Cianjur, tidak mudah untuk mendapatkan cinta sang isteri Sarah Sesa (21).

Butuh perjuangan panjang dari Abdul Latief untuk bisa diterima menjadi suami. Sarah bahkan berkali kali menolak lamaran yang diajukan WNA Arab Saudi itu.

Karena merasa tidak enak dengan tetangga terus didatangi Abdul Lattif, akhirnya Sarah pun menerima pinangan Abdul Latif. Keduanya menikah secara siri dengan maskawin sebesar Rp 150 juta.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Siapa yang Akan Menjadi Tersangka ?

Belum juga genap dua bulan, Abdul Latif malah dengan tega menyiram isterinya sendiri Sarah Sesa dengan air keras hingga meninggal dunia.

Peristiwa itu terjadi di kampung Munjul RT 02/07, Desa Sukamaju Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur. pada Sabtu 20 November 2021 lalu pada dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

Dari video Tragedi Sarah Sesa yang diunggah di media sosial dijelaskan kalau Abdul Latif merupakan tetangga Ibu Sarah, Erawati saat di Arab Saudi.

Saat menjadi TKW Erawati dinikahi pria Arab yang berprofesi sebagai tentara. Hasil pernikahan tersebut lahirlah Sarah Sesa. Namun setelah suaminya meninggal Erawati bersama Sarah memilih untuk pulang dan menetap di Cianjur.

Kecantikan Sarah yang merupakan blasteran Sunda Arab itu memikat hati Abdul Latif. Pria Arab itu tinggal di Cipanas sudah sejak 6 tahun lalu. Ia berbisnis Kayu Gaharu dengan pasar timur Tengah.

Halaman:

Editor: Yedi Supriadi

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X