Bolehkah Kapitalisasi Uang ZIS? Ini Penjelasan Ketua Baznas Terkait Target Kumpulkan Zakat Rp41 Triliun

- 20 Maret 2024, 15:00 WIB
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Noor Achmad. Menurut dia, yang berhak untuk mendapatkan ZIS adalah mustahik. Baznas tidak boleh melakukan kapitalisasi uang ZIS.
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Noor Achmad. Menurut dia, yang berhak untuk mendapatkan ZIS adalah mustahik. Baznas tidak boleh melakukan kapitalisasi uang ZIS. /ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/

 

DESKJABAR - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) diperbolehkan mengelola dana zakat infak sedekah (ZIS) untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai macam bentuk, sebagai upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan.

Untuk itu, Baznas menetapkan sejumlah target. Salah satu target Baznas adalah pengumpulan zakat sebesar Rp41 triliun pada tahun 2024.

Ketua Baznas Noor Achmad mengemukakan hal itu dalam acara Zakat Wakaf Impact Forum yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu, 20 Maret 2024.

Baca Juga: Inilah 8 Link Program Mudik Gratis 2024 untuk Pulang Kampung, Bisa Pilih Kapal Laut, Kereta Api, atau Bus

Ia menjelaskan, jumlah target zakat tersebut dikumpulkan melalui berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Indonesia, hingga seluruh kementerian, lembaga, dan Badan Usaha Milik negara (BUMN) yang menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), sesuai dengan kewenangan Baznas untuk mengumpulkan zakat yang tertera dalam undang-undang.

"Kalau Indonesia itu sedekah, infak, wakaf itu berjalan, maka insya Allah seperti yang tadi disampaikan, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur (sebuah negeri yang mengumpulkan kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya) akan tercapai," tutur Noor Achmad.

Pada kesempatan itu, Noor Achmad menegaskan, Baznas sama sekali tidak melakukan kapitalisasi uang ZIS dalam proses kepengurusan dan pengelolaan uang ZIS yang diperoleh dari para muzaki (pemberi zakat).

Baca Juga: Promo Libur Lebaran 2024 dari KAI, Tiket Kereta Api Diskon Hingga 30 Persen di Program Wisata Senin-Kamis

Halaman:

Editor: Samuel Lantu

Sumber: Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah