Karyawan PT Agro Jabar Keluhkan Gaji Terganggu, Terdampak Kondisi Perusahaan

- 15 Mei 2024, 07:30 WIB
PT Agro Jabar, BUMD Jawa Barat berbisnis bidang agro.
PT Agro Jabar, BUMD Jawa Barat berbisnis bidang agro. /Instagram @agrojabarofficial

DESKJABAR – Kalangan karyawan BUMD Pemprov Jawa Barat, PT Agro Jabar mengeluhkan kondisi terganggunya hak-hak karyawan. Kondisi ini merupakan dampak kondisi perusahaan yang kini menjadi kurang sehat. 

PT Agro Jabar adalah sebuah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat. Perusahaan ini berbisnis pada bidang perkebunan, kehutanan, peternakan, perikanan, pangan, dan aneka jenis lainnya bidang agro.

Kabarnya, karena terjadi perubahan arah bisnis sejak akhir tahun 2022 membuat performa Agro Jabar menjadi tidak jelas. Dari semula Agro Jabar merupakan BUMD berkemampuan bisnis bagus, kemudian berubah menjadi banyak mengalami kehilangan bisnisnya.

 Baca Juga: PT Agro Jabar Diarahkan Menjadi Pemain Utama Bisnis Agro Jawa Barat

Gambaran kondisi

Informasi tertulis dari kalangan karyawan PT Agro Jabar, diperoleh Rabu, 15 Mei 2024, sampai kini para karyawan masih mengalami keterlambatan menerima gaji dan mengalami work from home (dirumahkan).

Disebutkan, secara umum sejak awal tahun 2017 hingga 2022, operasional dan bisnis Agro Jabar terus meningkat, dan  sejak  2019 mencatat laba positif.

Kepemimpinan puncak Agro Jabar, berganti menjelang akhir tahun 2022. Dan arah bisnis pun  berubah. Namun yang terjadi kemudian adalah perusahaan mulai kehilangan satu persatu lini bisnisnya, misalnya berhentinya kegiatan bisnis stevia dan lemon di area kebun.

Masalah mulai muncul karena kegiatan bisnis dan operasional Agro Jabar berkurang dan tidak berkembang, sedangkan beban operasional perusahaan tetap tinggi.  Kemudian di bulan september  2023, mulai terjadi keterlambatan pembayaran hak gaji karyawan.

Keterlambatan hak gaji karyawan itu terus berlanjut hingga saat ini. Pada November 2023, Direksi Agro Jabar mengeluarkan surat pengumuman kepada seluruh karyawan tentang keterlambatan pembayaran gaji karyawan ini dan selanjutnya perusahaan akan memberlakukan kebijakan work from home (dirumah). 

Halaman:

Editor: Kodar Solihat

Sumber: Siaran Pers


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah