PG Sindanglaut Cirebon Perluas Perkebunan Tebu, Target Laba Barokah di Musim Giling 2024

- 10 Juni 2024, 18:56 WIB
Selamatan musim giling 2024 di PG Sindanglaut, Cirebon, Sabtu, 8 Juni 2024.
Selamatan musim giling 2024 di PG Sindanglaut, Cirebon, Sabtu, 8 Juni 2024. /Instagram @pt_rajawali2

DESKJABAR - Pabrik Gula (PG) Sindanglaut di Cirebon bersiap memasuki musim giling 2024 dengan optimisme tinggi. Hal ini ditandai dengan perluasan areal perkebunan tebu yang diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi gula.

Perluasan Areal dan Tradisi Selamatan Giling

Pada Sabtu, 8 Juni 2024, PG Sindanglaut menyelenggarakan acara selamatan giling sebagai tradisi kearifan lokal sebelum memulai musim giling. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kementerian BUMN, Pj Bupati Cirebon, direksi PT PG Rajawali II, PT Rajawali Nusantara Indonesia (persero), Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Sindanglaut dan Karangsuwung, APTRI Jawa Barat, bank Bank BJB, bank Bukopin, petani mitra, dan lain-lain.

Menurut Direktur Utama PT PG Rajawali II, Ardian Wijanarko, PG Sindanglaut berhasil memperluas areal perkebunan tebu dari 2.676 Ha di tahun 2023 menjadi 2.913 Ha di tahun 2024. Dengan perluasan ini, diharapkan produksi gula akan meningkat.

Baca Juga: Perkebunan Tebu Kembali Diminati di Majalengka, Musim Giling 2024 di Pabrik Gula Bergairah

Target Laba Barokah dan Musim Giling yang Lancar

Manajemen PT PG Rajawali II dan PG Sindanglaut terus berupaya memperluas areal tanam hingga mencapai 4.000 Ha. "Harapannya, musim giling 2024 di PG Sindanglaut dan PT PG Rajawali II secara keseluruhan dapat berjalan lancar, tanpa kecelakaan (zero accident), dan menghasilkan laba yang barokah," ujar Ardian Wijanarko.

Di Jawa Barat pada tahun 2024, ada tiga unit pabrik gula yang beroperasi, yaitu PG Sindanglaut, PG Tersana Baru di Kabupaten Cirebon, dan PG Jatitujuh di Majalengka. Pada tahun 2025, direncanakan PG Subang akan dihidupkan kembali. ***

Editor: Kodar Solihat


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah